Ingin jadi Kades tapi enggak punya modal, Gimana Caranya❓

Ngobrol ringan - Keinginan seseorang pasti berbagai macam. Mau jadi kades tapi tidak ada modal ? Berpikir keras Gimana caranya ? Apa bisa mencalonkan ? Dan apa bisa menang nantinya ? Jangan di skip artikel ini, saya akan coba jelaskan secara rinci tahapan yang harus dilakukan oleh sobat semua.

Yang pertama, kalian harus mengetahui kapan pemilihan kepala desa akan dilaksanakan ? Kalau waktunya mepet sekitar 2-3 bulan lagi akan sulit. Karena, ada perencanaan matang yang harus dilaksanakan sesuai petunjuk artikel ini. Maka, sekurang-kurangnya 3 atau 2 tahun lagi jeda waktunya akan lebih leluasa kalau sobat semua untuk menjalankan petunjuk artikel ini.

Yang kedua, apabila waktunya masih lama akan mudah konsep ini dijalankan oleh kalian. Apa sih konsep memenangkan pemilihan kepala desa ?

Saya akan menjelaskan analisa yang diperoleh dari pengalaman dari orang-orang yang pernah melakukan konsep ini dan tujuannya tercapai.

Emang sih, seorang pemimpin itu sudah tertulis sebelumnya dan ditentukan oleh sang Pencipta. Tapi dalam rangka ikhtiar kita tidak ada salahnya untuk mencoba menjadi seorang pemimpin sesuai dengan harapan dan cita-cita yang kita inginkan. Sekalipun, jadi pemimpin didaerah kalian.

Sobat semua harus memahami bahwa sebuah kontestasi pemilihan langsung dan umum itu tidak terlepas dari modal. Yang harus kita kenali adalah modal yang kita punya jangan selalu berkutat pada masalah uang. Semua memang butuh finansial. Tidak terlepas sebuah kontestasi politik memerlukan uang. Tapi, apakah uang merupakan sebuah penunjang untuk mencapai sebuah jabatan politis ?

Menurut saya, bukan hanya uang semata. Banyak faktor lainnya yang menjadi penentu dalam mencapai sebuah kekuasaan. Selain modal finansial, kita harus memiliki investasi sosial. Apa sih investasi sosial itu dalam konteks politik ?

Kita mundur dulu kebelakang guys, banyak calon kepala desa yang telah mengeluarkan uang banyak tapi mereka tidak mendapatkan dan mencapai tujuan mereka. Kalau tidak tercapai karena takdir itu sudah jelas. Kita lihat faktor lainnya.

Ada seorang kepala desa yang tidak memiliki modal bahkan seperti calon lain akan tetapi Mujur. Mari kita gali lebih dalam. Apakah memang karena faktor Mujur saja ?

Saya analisa ternyata bukan hanya itu saja, hal ini berkaitan dengan investasi sosial tadi. Bagaimana cara melakukan investasi sosial dalam konteks politik dan seperti apa dampaknya ?

Kalau pemilihan kepala desa masih lama, sobat bisa melakukan hal hal yang nantinya akan membuat reputasi kalian meningkat.

Dalam politik, kita mengenal namanya elektabilitas. Bagaimana cara membangun elektabilitas tersebut ?

Banyak cara tentunya, saya jelaskan investasi sosial beragam caranya dan sebagai berikut :

1. Sering bantu Warga tanpa Pamrih

Rakyat atau warga sangat mengharapkan pemimpin yang dapat membantu mereka dalam bidang tertentu. Misalnya, mengurus surat-surat yang berhubungan dengan kesehatan gratis, atau menguruskan prosedur untuk mendapatkan pendidikan anak gratis dan masih banyak lagi sebetulnya. Tentu, berkaitan dengan program pemerintah. Saya jelaskan lebih detail. Sebagai contoh:

"Sobat misalnya memiliki tetangga yang kurang beruntung, keluarganya belum mendapatkan bantuan apapun dari pemerintah desa ataupun pemerintah pusat. Entah itu dari program bantuan langsung tunai, atau bantuan pangan non tunai, atau bahkan program keluarga harapan. Sobat semua tawarkan ke tetangga tersebut dengan berkordinasi bersama pemerintah setempat. Tapi, ingat ya harus tanpa pamrih.

Nah, kita tempuh prosedurnya sesuai dengan regulasi atau aturan yang berlaku. Syarat administrasinya disiapkan. Secara SDM kita harus mengetahui prosedur yang akan ditempuh.

Apabila sobat berhasil dalam membantu tetangga memecahkan persoalan-persoalan yang disebutkan diatas, pastinya sobat akan mendapatkan kepercayaan bahwa sobat dapat diandalkan oleh masyarakat.

Tetangga tersebut nantinya akan membicarakan kebaikan sobat kepada para tetangga yang lainnya. Hal inilah lambat Laun akan mendongkrak reputasi sobat sendiri dengan positif sehingga mendongkrak elektabilitas nantinya sewaktu dekat dengan pemilihan.


2. Bangun relasi sebanyak mungkin dan tingkatkan SDM tentang Tata kelola pemerintahan 

Setiap calon kepala desa harus mampu membangun relasi ketingkat atas contohnya pemerintah daerah. Kenapa demikian ?

Nantinya sobat bila terpilih akan berhubungan dengan setiap instansi atau SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah). Bagaimana caranya membangun relasi ke tingkat atas ?

Sobat dapat melalui rekan bahkan saudara yang berkutat didunia organisasi. Misalnya, ada tetangga yang ikut kedalam partai politik, mereka pro aktif di partainya, atau rekan sobat menjadi pengurus partai. Hal inilah yang akan memudahkan kalian untuk membangun jaringan. Lakukan pendekatan persuasif saja. Apabila sobat bingung tidak ada relasi seperti itu, hal yang harus dilakukan yakni sowan ke SKPD diwilayahnya. Dengan maksud dan tujuan silaturahmi. Nanti akan timbul percakapan dan kalian tidak perlu malu untuk bertanya.

Cobalah bangun komunikasi, sekalipun kalian adalah rakyat. Tapi, kalian memiliki hak untuk mendapatkan informasi, apa tugas pokok dan fungsi pejabat disana.

Jangan malu untuk belajar dan menanyakan tentang tata kelola pemerintahan, lambat Laun kalian akan mengerti dengan sendirinya secara perlahan.

Selain itu, kalian harus menjalankan terus membantu masyarakat tanpa pamrih. Hal pertama yang kalian baca diatas, lakukan sesuai dengan potensi yang kalian miliki. Misalnya aktif di organisasi pemerintahan seperti karang taruna, lembaga pemberdayaan masyarakat, dan lainnya.

Pengalaman disana akan membentuk karakter dan kepribadian kalian. Banyak sekali nantinya pelajaran yang berkaitan dengan dunia Pemerintahan sekalipun belajar otodidak.

Apakah kalian mengetahui maksud dan tujuan saya nomor satu diatas ? Sudah pasti untuk menekan pengeluaran finansial dalam kontestasi politik. Sobat harus yakin bahwa pemimpin itu akan lebih bagus didorong oleh masyarakat sesuai dengan harapan mereka.

Ketika kita mendapatkan kepercayaan untuk maju dalam pemilihan kepala desa, kalian jangan pernah mengecewakan para pemilih dan warga disekitar tempat kalian.

Kalau ada yang dirasa kurang dimengerti, kalian dapat berkomentar dibawah. Atau yang ingin bertanya dapat mengirimkan via email di hubungi kami.


EmoticonEmoticon

 

Comments