
Opini - Dalam artikel kali ini saya akan membahas tentang bagaimana menjadi seorang kepala desa ? Langkah apa saja yang harus saya tempuh ? Cara untuk memenangkan pemilihan kepala desa tentu sangat beragam. Saya seringkali bertukar informasi seputar pengalaman dengan para kepala desa terpilih. Mereka menjelaskan tentang beberapa hal sebelum mencalonkan dan berkampanye.
Kepala Desa merupakan sebuah jabatan politis. Karena, dipilih secara langsung oleh rakyat. Dalam demokrasi, semua orang memiliki hak untuk memilih dan dipilih. Artinya setiap orang memiliki hak yang sama dan dijamin oleh negara. Oleh sebab itu warga negara memiliki hak yang disebut hak konstitusional yang mengikat terhadap warga negara tersebut.
Kembali pada topik artikel, ada beberapa langkah yang harus dilakukan untuk memenangkan sebuah kontestasi politik. Saya akan mengurai satu persatu.
A.Persiapkan Diri kalian sebelum menjadi kepala desa
1. Siapkan Mental yang Kuat
Ketika kita memiliki sebuah cita-cita, apalagi ingin menjadi seorang pemimpin, kita samgat memerlukan mental yang kuat. Ingat bahwa mental merupakan bagian terpenting sebelum kita melangkah lebih jauh. Dalam bidang apapun, mental kuat adalah sebuah kunci kesuksesan.
Mental siap menang dan siap kalah dalam sebuah Kontestasi harus dimiliki oleh setiap kontestan. Apalagi menyangkut tentang pemilihan kepala desa. Kita sering melihat diberbagai media ada orang yang tidak kuat dengan mentalnya, tatkala kalah mereka sebagian ada yang ODGJ.
Kejiwaan mereka tergoncang ketika mendengar sebuah kekalahan dalam kontestasi politik. Akibatnya, dari tidak siapnya mental menerima sebuah kenyataan pahit.
Begitupun sebaliknya. Apabila ditakdirkan menang dan terpilih menjadi kepala desa, mental pun harus siap dan kuat.
2. Intelektual Mumpuni
Selanjutnya setelah point kesatu, kita harus memahami atas tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) kita nantinya sebagai seorang kepala desa. Sobat harus banyak membaca literatur dari berbagai sumber yang berkaitan dengan tupoksi kepala desa.
Pentingnya seorang pemimpin harus memiliki kualitas bukan hanya kuantitas karena banyak rakyat yang memilih. Nantinya ketika sumber daya manusia kita mumpuni. Maka, Penyelenggaraan pemerintahan desa akan implementatif.
Banyak sekali beberapa oknum kepala desa yang tersandung masalah dugaan korupsi. Bisa jadi salahsatu faktornya karena secara SDM mereka lemah. Kepala Desa bagian dari eksekutif. Secara arti dan tugasnya yakni menjadi eksekutor dalam menyelesaikan berbagai program yang tertuang dalam perencanaan.
3.Publik Speaking yang Baik
Selain intelektual, kalian harus menguasai management komunikasi. Seorang pemimpin sangat diperlukan memiliki cara penyampaian informasi yang baik terhadap masyarakat ketika nanti sudah menjabat.
Kita ketahui, Pemimpin besar dibelahan dunia, mereka sangat representatif dalam melakukan komunikasi, misalnya saat mereka berpidato atau pun berorasi.
Latih saja sobat semua didepan kaca sambil berbicara, kalian harus fokus dan tidak boleh tertawa.
Efek atau dampak ketika sobat menguasai ilmu management komunikasi, kalian dapat menjadi orang yang berpengaruh dan dapat mempengaruhi pemilih serta meyakinkan mereka bahwa sobat kayak untuk menjadi pemimpin.
B.Bangun Jaringan Diwilayah Perbanyak Relasi sebelum Mengikuti Pemilihan Kepala Desa
Apabila tiga point diatas telah sobat lakukan dengan baik sesuai dengan langkah -langkanya, Perlu kalian catat hal yang sangat penting ini, jangan hanya dicatat. Akan tetapi harus sobat praktekkan.
1. Perbanyak Silaturahmi
Tak kenal maka tak sayang, sebuah pepatah yang begitu mengandung arti dan sangat bermakna. Kalian harus melakukan beberapa silaturahmi terhadap semua elemen masyarakat. Jangan memilih dan memilah untuk silaturahmi. Keyakinan umat Islam, silaturahmi menjadi jembatan dalam mendapatkan rezeki.
Ambil setiap momentum dan sobat harus pintar dalam mengambil momentum sesuai dengan situasi dan kondisi. Artinya sobat harus berperan secara pro aktif, solidaritas adalah kunci sebuah keberhasilan dalam mencapai tujuan.
Misalnya ditempat sobat ada pengajian rutin, sobat harus rajin mengikuti kegiatan keagamaan. Bila memiliki rezeki, biasakan sobat untuk memberikan berupa makanan atau Snack untuk disantap bersama para jamaah.
Alangkah lebih baik, sobat diwaktu yang senggang silaturahmi kepada Ustadz ataupun pemuka agama ditempat kalian. Dekat dengan DKM ataupun lembaga-lembaga agama diwilayah sobat berasal.
Selain itu, apabila ada kegiatan kerja bakti dilingkungan, sobat harus menjadi garda terdepan untuk mengajak masyarakat lainnya. Jangan merasa rugi apabila waktu dan finansial kalian berikan dalam kegiatan tersebut. Misalnya, sobat membeli kopi untuk para warga yang mengikuti kegiatan kerja bakti.
2. Aktif di Organisasi Kepemudaan
Sobat harus menjalin interaksi dengan para pemuda sekitar maupun berbeda kampung, akan tetapi satu desa. Hal ini dimaksudkan untuk membangun jaringan dalam pemetaan politik nanti sebelum sobat mencalonkan sebagai kepala desa. Sekarang mudah sekali, Organisasi Kepemudaan diwilayah ada Karang Taruna, Jika sobat bukan menjadi ketua karang taruna, Cobalah untuk melakukan pendekatan persuasif. Bangun hubungan emosional secara berkelanjutan.
Berikan ide gagasan untuk kegiatan kepemudaan seperti bakti sosial. Identiknya organisasi karang taruna dengan kegiatan sosial. Misalnya mengadakan santunan anak Yatim secara rutin satu bulan satu kali.
Hal ini dapat dilakukan apabila komunikasi dan hubungan emosional dengan ketua karang taruna berjalan dengan mulus. Kalian harus benar-benar teliti dalam melangkah. Kita harus mengetahui apakah ketua karang taruna pun memiliki niat yang sama seperti kita.
Jika tujuannya sama, lebih baik bersaing secara sehat. Tergantung sobat akan mengambil langkah atau strategi seperti apa.
Saran saya, kalian bergandengan dengan lembaga atau organisasi keagamaan. Secara kultural akan terlihat bahwa hasilnya nanti.
3. Tebarkan kebaikan terhadap siapapun
Energi positif akan berbalik menjadi positif. Yakinlah bahwa ketika kita melakukan setiap kebaikan dengan niat baik dan cara yang baik pula, maka hasilnya akan berbuah kebaikan bagi orang lain dan diri pribadi.
Seorang pemimpin harus dapat diandalkan dan harus mampu menjadi pundak setiap orang yang dipimpinnya.
Nilai sebuah kepemimpinan harus dibangun dengan nilai-nilai kejujuran, Artinya bahwa sikap integritas akan terbentuk sebelum menjabat Kepala Desa.
Saya selalu berkunjung ke pelosok daerah, hal yang sudah saya analisa bahwa sebagian wilayah pelosok terjadi krisis kepercayaan.
Momentum ini harus dapat kalian ambil dan kalian buktikan kepada masyarakat sekitar. Ketika integritas telah terbangun dan melekat terhadap diri sobat semua. Maka, tanpa sobat mendeklarasikan akan maju sebagai calon Kepala Desa, Alam akan membantu kalian, Misalnya ada beberapa orang warga yang mengajukan sobat untuk mendorong kedalam Kontestasi Pemilihan Kepala Desa nantinya.
4. Lakukan secara rutin dan terus evaluasi secara bertahap
Segala hal yang telah kalian tempuh diatas, alangkah lebih baiknya dilakukan dengan rutin. Sebuah trust tidak akan terpatri satu ataupun dua tahun.
Maka, sesuatu yang dilakukan berulang akan membentuk sebuah image yang baik. Reputasi sobat akan terbangun secara natural dari waktu ke waktu.
Nah, setelah itu sobat lakukan evaluasi sejauh mana nantinya perubahan yang sobat lakukan untuk hajat hidup orang banyak dapat terasa.
Hal ini merupakan sebuah ikhtiar dan bagian dari strategi untuk menciptakan rasa simpati dimasyarakat. Selebihnya ada hal yang lebih penting ketika kita sudah melakukan berbagai ikhtiar, jangan lupa ada Peran KUASA TUHAN yang paling terpenting dalam mencapai cita-cita sobat menjadi kepala desa.
Semoga artikel ini bermanfaat untuk sobat semua. Apabila ada kritik maupun saran yang sobat ingin sampaikan, silahkan klik Hubungi Kami melalui email. Terima kasih.
EmoticonEmoticon